pojokkatanews.com – Pemerintah Desa Sebangun akan menggelar Festival Sagu III Tahun 2023 yang akan dilaksanakan pada 15 sampai 19 November 2023 yang mengusung tema Sagu Budaya Kearifan Lokal di Desa Sebangun, Kecamatan Sebawi. Kamis, (12/10/2023).
Kepala Desa Sebangun, Sarbini, mengucap syukur kegiatan tahunan tersebut dapat terlaksana di tahun ini semenjak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2021.
“Tujuan dilaksanakannya Festival Sagu III Tahun 2023 ialah untuk mengembangkan kearifan budaya lokal yang berkaitan tentang tanaman sagu, mengenal tanaman sagu yang sangat bermanfaat dari berbagai bagian yang bisa diolah menjadi berbagai produk olahan kerajinan tangan dan kuliner dari tepung dan umbut sagu, mengenalkan Desa Sebangun, sebagai ikhtiar untuk melestarikan budaya kearifan lokal agar tidak punah, dan mengembangkan usaha ekonomi kreatif masyarakat pedesaan,” Ungkapnya.
Adapun di dalam kegiatan Festival Sagu III Tahun 2023 menggelar banyak lomba yang akan menjadi hiburan masyarakat setempat serta menarik perhatian masyarakat
“Festival sagu III Tahun 2023 ini panitia melaksanakan berbagai lomba seperti lomba melempeng sagu tradisional, melempeng sagu kreasi, kuliner tepung sagu, olahan umbut sagu, kecepatan membuat atap daun sagu, berlari di batang sagu, kecepatan menggulingkan batang sagu, sampan pelepah sagu, membuat sanggar burung dari sagu, tari kreasi bertema sagu, karaoke lagu Melayu Sambas, Seminar budaya, Susur sungai Sambas (dari Desa tebing Batu hingga Kota Bangun), dan Pasar malam,” Terang Sarbini.
Dampak dari festival ini adalah adanya kreatifitas masyarakat atau peserta dalam mengolah tepung sagu dan umbut sagu menjadi kuliner yang terbaik, enak, dan berkualitas.
“Selain itu juga menjadikan tanaman sagu lebih bernilai secara ekonomis dengan menghasilkan berbagai kerajinan tangan yang bermanfaat,” Katanya.
Festival sagu menghadirkan berbagai permainan yang khas dan tradisional seperti lomba berlari dan menggulingkan batang sagu.
“Tentunya ini memberikan nuansa tersendiri disaat modernisasi yang menghadirkan berbagai permainan berteknologi tinggi. Festival Sagu juga memberikan edukasi bahwa sagu bisa menjadi makanan alternatif pengganti nasi dan Festival Sagu bisa dijadikan wisata kuliner dan budaya di Kabupaten Sambas,” Ungkap Sarbini.
Terakhir, Ia menutur harap dengan diselenggarakannya Festival Sagu masyarakat lebih ramai ikut sebagai peserta dan menonton. Festival sagu III ini terbuka untuk umum dan Pendaftaran peserta adalah gratis.
“Festival Sagu ini bermanfaat bagi usaha kecil dalam mengembangkan kreativitas yang bersumber dari sagu sehingga bisa menambah penghasilan dan Festival Sagu juga bisa menjadi kelender Pariwisata di Kabupaten Sambas,” Tutup Sarbini. (nik)