You are currently viewing Mahasiswa KMKS Gelar Seminar Dialog Interaktif

Mahasiswa KMKS Gelar Seminar Dialog Interaktif

Pojokkatanews.com – Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syariah Cabang Sambas menggelar Dialog Interaktif dengan tema Mengkaji Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sambas di Aula Politeknik Negeri Sambas. Minggu (24/7/2022)

 

Dialog Interaktif tersebut dihadiri oleh DPRD Kabupaten Sambas komisi IV Ahmad Hapsak Setiawan dan Mahyus Perwakilan Dinas Badan Keuangan Daerah (Bakueda) Kabupaten Sambas bidang Pendataan sebagai Narasumber.

 

Ketua panitia pelaksana Azwar Abu Bakar Mengatakan, kegiatan berjalan dengan lancar dan dihadiri kurang lebih 300 peserta menghadiri kegiatan dialog interaktif. 

 

“Alhamdulillah Dialog Interaktif yang di hadiri peserta dari berbagai kalangan OKP dan Organisasi Internal Kampus berjalan lancar, kurang lebih 300 peserta turut berpartisipasi mengikuti kegiatan tersebut,” Ujar Abu

 

Abu menambahkan, kegiatannya tersebut merupakan kegiatan Kolaborasi antara KMKS dan HMI Cabang Sambas khususnya HMI Komisariat Syariah. 

 

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sambas khususnya Komisariat Syariah,” katanya.

 

Sementara itu Ketua Umum KMKS Muhammad Rifa’ie menyampaikan, tujuan dilaksanakannya kegiatan Dialog Interaktif tersebut agar mahasiswa mengetahui PAD Kabupaten Sambas.

 

“Dengan tema Mengkaji Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sambas tentu memiliki tujuan yang jelas dan kami melaksanakan kegiatan tersebut ialah guna untuk membangun semangat kawan-kawan mahasiswa dan stake holder lainnya untuk sama-sama mengetahui dan memperhatikan PAD Kabupaten Sambas saat ini,” jelasnya.

 

Dia berharap, setelah kegiatan tersebut mahasiswa dapat mendukung program-program pemerintah dalam meningkatkan PAD di Kabupaten Sambas.

 

“Sebagai mahasiswa sudah semestinya kita mendukung program pemerintah dalam meningkatkan PAD Kabupaten Sambas, tentunya melalui program-program yang dapat disinergikan bersama mahasiswa,” harapnya.

 

“Untuk meningkatkan PAD Kabupaten Sambas bukan hal yang mudah, tidak hanya di kalangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas akan tetapi melalui stakeholder dan mahasiswa, tentunya hal ini merupakan pekerjaan kita bersama,” pungkas Rifa’ie. (Run).

Tinggalkan Balasan