Pojokkatanews.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas Ir. H. Fery Madagaskar, M.Si menyambut kedatangan sejumlah Mahasiswa dari Fisip Untan dalam rangka KKM di Kabupaten Sambas. Rabu (4/1/2023).
Sekda Kabupaten Sambas Ir. H. Fery Madagaskar mengatakan, dengan hadirnya kegiatan KKM yang dilakukan oleh mahasiswa diharapkan mampu mengatasi permasalahan sosial.
“Dengan adanya KKM dari Mahasiswa Fisip Untan di Kabupaten Sambas ini diharapkan mampu untuk mengatasi permasalahan sosial yang ada serta menumbuhkan semangat dan motivasi bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” katanya.
Sementara itu, di tempat yang sama Dekan Fakultas Fisip Untan Dr. Herlan, M.Si mengatakan, kegiatan KKM tersebut juga bekerjasama dengan UNIMAS Malaysia.
“KKM kali ini bekerjasama dengan pihak UNIMAS Malaysia sebagai bentuk studi banding perguruan tinggi lintas negara. Hal ini yang diharapkan oleh FISIP UNTAN dalam perwujudan FISIP GO Internasional,” katanya.
“Kepada mahasiswa peserta KKM 2023 agar selalu menyesuaikan diri dengan lingkungan masyarakat di wilayah tersebut, KKM ini adalah bentuk dari penerapan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan FISIP dapat menjadi promotor dalam penyelesaian masalah dan mewujudkan kabupaten Sambas Berkemajuan sesuai dengan visi Bupati,” sambungnya.
Kepala Desa Sebunga Kecamatan Sajingan Besar Bernadus, S.H, menyampaikan, hadirnya Mahasiswa dari Kampus Fisip Untan dalam pelaksanaan KKM diwilayahnya, siap membantu dan mendukung program tersebut.
“Kami menyambut hangat kedatangan mahasiswa KKM kelompok 14 di desa sebunga yang nantinya akan berkontribusi bersama dalam meningkatkan SDM di desa ini. Serta siap untuk mendukung seluruh program kelompok 14” ucapnya.
Tri Agus Maula selaku ketua kelompok 14 Mahasiswa KKM tersebut menyampaikan, kegiatan KKM tersebut merupakan bentuk dari praktek setelah dari pembelajaran di kelas saat kuliah.
“KKM ini adalah bentuk wujud praktek dari pembelajaran di kelas yang diharapkan nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mahasiswa, bahwasanya rancangan program yang tadinya telah disusun dapat berkaitan dengan beberapa aspek di antaranya Aspek sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan politik serta melibatkan semua elemen masyarakat di desa sebunga,” ucapnya.
“Adapun rancangan program yang akan kami laksanakan dari mahasiswa kelompok 14 berupa sosialisasi terkait stunting yang nantinya akan beguna dalam penanganan gizi buruk pada anak. Selain itu pada program lainnya kelompok kami juga akan melaksanakan kunjungan kepada instansi pendidikan di desa, untuk memberikan penjelasan mengenai materi-materi pendidikan termasuk tentang ketahanan negara. Hal tersebut di karenakan lokasi KKM berdekatan langsung dengan perbatasan lintas negara Indonesia-Malaysia,” sambungnya.
Dia berharap, setelah berkunjung ke sekolah-sekolah yang ada di lokasi tersebut dapat menumbuhkan rasa Nasionalisme.
“Harapannya agar adek-adek di sekolah di desa sebunga ini nantinya akan tetap mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi,” tutupnya. (Run).