You are currently viewing Yakob Pujana Ajak Rayakan Imlek Saling Menghargai dan Menghormati

Yakob Pujana Ajak Rayakan Imlek Saling Menghargai dan Menghormati

Pojokkatanews.com – Anggota DPRD Kabupaten Sambas yang juga ketua panitia pelaksana Gelar Budaya Nusantara Yakob Pujana ajak perayaan Imlek yang ke 2574 Kongsiwe mengedepankan rasa saling menghargai dan menghormati.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Yakob Pujana di sela-sela acara pembukaan Gelar Budaya Nusantara di pasar Sambas Desa Pendawan Kecamatan Sambas pada Rabu malam 19 Januari 2023.

 

“Saya mengajak dalam perayaan Imlek ini mengedepankan rasa saling menghargai dan menghormati sesama manusia, seperti jangan memainkan petasan ketika saudara kita yang muslim sedang melaksanakan sholat di jam tertentu. Saya yakin dan percaya dengan mengedepankan saling menghormati dan menghargai akan menciptakan masyarakat yang rukun dan harmonis demi bumi Sambas yang Berkemajuan,” katanya.

 

Disampaikan Yakob Pujana, dalam perayaan Imlek tersebut penting untuk saling berbagi bersama dengan sanak saudara yang masih belum beruntung dan serba kekurangan.

 

“Dalam perayaan Imlek yang ke 2574 Kongsiwe saya mengajak seluruh masyarakat dan rekan sesama saya untuk merayakan Imlek sekiranya secara biasa-biasa saja, akan lebih bermakna jika perayaan Imlek ini untuk saling berbagi sesama bagi sanak saudara kita yang belum beruntung dan serba kekurangan, anak-anak yatim-piatu dan para lansia, dengan menyisihkan sebagian dari penghasilan kita untuk memberikan angpau, paket-paket imlek agar mereka dapt merasakan indahnya perayaan Imlek serta suka cita bagi kita semua,” ujarnya.

 

Politisi PKB ini juga mengatakan, setelah beberapa tahun dunia dilanda pandemi sehingga banyak kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan dalam perayaan Imlek, sehingga saat ini semua harus mensyukuri karena pada tahun 2023 bisa dirayakan dengan meriah.

 

“Sekian lama kita dilanda pandemi covid-19 sehingga bertahun-tahun juga kita tidak bisa melaksanakan beberapa kegiatan di perayaan Imlek sebelumnya, akan tetapi di tahun ini kita bisa bernafas lega sehingga kita bisa merayakan Imlek den berbagi kegiatan,” ujarnya.

 

“Dahulu Imlek dirayakan atas ucapan rasa sukur kepada tuhan yang Maha Esa atas hasil panen yang diperoleh serta berharap kedepannya hasil panen bertambah, namun seiring dengan perkembangan zaman kini, Imlek mengalami perubahan, dengan budaya baru bersilaturahmi dengan keluarga, orang tua, kerabat, teman dan saling mengunjungi satu sama lainnya,” tutupnya. (Run).

 

Tinggalkan Balasan