You are currently viewing DPRD Kalbar Sidak Pembangunan Waterfront Istana

DPRD Kalbar Sidak Pembangunan Waterfront Istana

pojokkatanews.com, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat bidang pembangunan, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap pembangunan waterfront di halaman Istana Alwatzikhoebillah Kabupaten Sambas.

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV  H.Subhan Nur bersama anggota lainnya Fransiskus Ason, SP, Yuliani, Drs. Budi Basadi, H. Arif Joni Prasetyo, S.T., M.T, Aleksander, S.Ag, Petronela, S.Pd., M.Pd, H.Rasmidi dan Erry Iriansyah, S.T., M.H

Kepada awak media, Ketua Komisi IV DPRD Kalbar H.Subhan Nur mengatakan, terkait pembangunan waterfront sudah berjalan sebagaimana mestinya.

 

“Jika dilihat dari schedule, berdasarkan informasi dari konsultan pengawas dan BPK pekerjaan ini sudah berjalan 40 persen, cukup tinggi lah,” Ungkap H.Subhan Nur, Kamis (18/8/2022).

 

Selain itu, Subhan Nur juga menilai spek dan bahan bangunan yang digunakan juga sudah sesuai, sehingga kualitas dari waterfront yang letaknya tepat menghadap delta sungai sambas kecil tersebut diyakini akan sangat baik.

 

“Kita berharap bahwa waterfront ini lebih diperindah lagi karena merupakan aset negara. Ini kan kawasan Istana Alwatzikoebillah yang menjadi cagar budaya dan sangat layak untuk direhabilitasi baik bangunan maupun dikawasannya, tahun depan kita minta kepada Gubernur Sutarmidji untuk dianggarkan kembali sesuai dengan permintaan masyarakat Kabupaten Sambas. Jika yang lain kita lihat alhamdulillah tidak ada masalah dari hasil monitoring kita pada hari ini, yang penting tidak ada masalah sosial, kemudian apa yang dikehendaki sesuai dengan spek yang ada,” puji dia.

 

“Terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, karena telah menganggarkan waterfront city ini yang kemarin tidak bisa dilaksanakan karena ada kendala teknis,” sambungnya

 

Disamping itu, Politisi Partai Nasdem tersebut juga menyampaikan beberapa hal yang mesti menjadi perhatian pihak pelaksana pekerjaan waterfront sungai sambas.

 

“Kemudian ada catatan-catatan dari kita juga mengenai permasalahan penumpukan material yang terlalu tinggi agar dikurangi, karena ini daerah tebing, memang terdapat beberapa catatan tetapi pengerjaannya sudah berjalan lancar,” tukasnya.

 

Hal senada diungkapkan Anggota Komisi IV lainnya, H. Arif Joni Prasetyo, S.T., M.T. Dia meminta agar proses yang sudah baik tersebut tetap berlangsung hingga penyelesaian pekerjaan tepat waktu.

 

“Saya rasa progresnya bagus, antara detail gambar dan proses pengerjaan saya rasa akan bisa terselesaikan dengan tepat waktu, tidak ada halangan dan tetap kita kontrol dan evaluai progresnya,” kata Politisi PKS tersebut.

 

Arief Joni juga mengatakan, densgan progress yang ada tersebut jika penyelesaian pekerjaan lebih cepat dari yang ditargetkan, maka masyarakat Kabupaten Sambas akan sangat senang.

 

“Saya rasa lebih cepat lebih baik, karena masyarakat sangat menantikan waterfront ini, dengan segera selesainya masyarakat akan merasa senang, saya yakin kondisi saat ini sudah sesuai dengan schedule,” pungkasnya. (nik)

Tinggalkan Balasan