pojokkatanews.com – Wakil Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, S.Sos, M.Si merasa terhormat mendapatkan Gelar Kekerabatan Kesultanan Sambas saat berkunjung ke Istana Alwatzikoebillah Sambas.
Wakil Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, S.Sos, M.Si menghaturkan rasa terima kasih atas penganugerahan yang beliau dapatkan dari Kesultanan Sambas dan merasa terhormat atas penghargaan tersebut.
“Penganugerahan gelar Kekerabatan Kesultanan Sambas yang pada malam hari ini diberikan oleh Kesultanan Sambas kepada kami adalah sebuah kehormatan dan penghargaan yang amat tinggi bagi kami. Atas nama pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan dan penghormatan yang diberikan oleh Kesultanan Sambas,” ucapnya. Saat diwawancarai. Rabu (23/8/2022),
Dikatakan Wakil Ketua MPR-RI bahwa dengan menjaga tali silaturahmi ialah sebagai salah satu untuk menjaga persatuan, persaudaraan dan persahabatan antar sesama.
“Ini adalah cara berbagai macam kesultanan yang ada di Indonesia untuk menjaga persatuan, persaudaraan dan persahabatan dengan para kolega, saudara dan pemimpinnya dari berbagai daerah termasuk dari Jakarta,” katanya.
Setelah mengunjungi Istana Kesultanan Sambas ia berpesan untuk mempertahankan adat dan budaya yang ada di Istana Alwatzikoebillah Sambas.
“Saya merasa bahwa Istana Kesultanan Sambas yang hari ini kami kunjungi adalah sebuah kekayaan dari warisan nusantara yang harus kita pertahankan baik dari sisi fisik ataupun sisi adat budaya dan kebiasaan yang berlaku di dalam adat keraton dan istana diberbagai macam kesultanan di nusantara,” tutur Ahmad Muzani yang juga menjabat Sekjen DPP Gerindra.
Ahmad Muzani menambahkan bahwa Indonesia memiliki berbagai macam kesultanan yang menjadi warisan budaya nusantara yang harus dijaga dan dilestarikan karena tanggung jawab bersama.
“Indonesia adalah negara yang kaya dengan berbagai macam kesultanan dan itu harus dilestarikan, karena itu warisan budaya ini harus kita jaga dan kami merasa mendapat kehormatan untuk bisa berkunjung dan menyaksikan langsung berbagai macam kebudayaan yang hidup di Kesultanan Sambas hari ini dan inilah tanggung jawab kita semua untuk menjaga warisan budaya ini,” Tutupnya. (nik)