You are currently viewing Rakor Inovasi Daerah Sambas Harus Mampu Bersaing Di Tingkat Nasional

Rakor Inovasi Daerah Sambas Harus Mampu Bersaing Di Tingkat Nasional

pojokkatanews.com – Dalam rangka Penguatan Inovasi Daerah di Kabupaten Sambas, Bappeda Kabupaten Sambas menggelar Rapat Koordinasi Perencanaan Inovasi Daerah Kabupaten Sambas yang berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Sambas pada Selasa (13/12/2022).

 

Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., melalui Asisten III Drs.Alkap, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan, prestasi yang telah diraih oleh Kabupaten meningkat pada dua tahun terakhir ialah atas kerja sama dari seluruh OPD.

 

“Prestasi Kabupaten Sambas dua tahun terakhir ini sangat meningk0at adalah peran dari seluruh OPD yang telah berpartisipasi dalam lomba inovasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.

 

Ia menuturkan Narasumber yang hadir nantinya harusnya berbagi kita-kiat untuk memperoleh inovasi dan kemenangan ditahun yang akan datang

 

“Kami sangat mengharapkan kepada narasumber untuk menyampaikan kepada kami, ilmu-ilmu bagaimana strategi untuk memperoleh inovasi dan mendapatkan kemenangan ditahun-tahun berikutnya,” tutur Alkap.

 

Selain itu ia juga ingin narasumber menyampaikan indikator penilaian agar suatu daerah masuk dalam kategori peringkat tiga besar.

 

“Sampaikan kepada kami, Kabupaten Sambas berada di daerah perbatasan dengan negara tetangga Malaysia dan apa saja komponen ataupun kriteria penilaian yang menjadi indikator suatu daerah itu masuk dalam kategori untuk paling tidak berada di peringkat tiga besar,” katanya.

 

“Setelah mengetahui indikator kriteria, kawan-kawan yang di dinas atau di badan kantor akan menerjemahkan bagaimana ini disiasati merumuskan inovasi yang tepat sehingga mampu bersaing dengan 518 kabupaten kota se-Indonesia. Setelah itu tentu ada beberapa kriteria dan dari segi perencanaan bagaimana inovasi ini dapat dituangkan dalam APBD,” tutupnya.

 

Kepala BSKDN Kemendagri, Dr. Drs. Yusharto Huntoyungo, M.Pd., mengatakan, peraturan mengenai inovasi daerah memberikan keleluasaan bagi Pemda untuk melakukan kreasi dan terobosan baru berdasarkan kearifan lokal daerah.

 

“Peraturan Inovasi Daerah pada dasarnya memberikan keleluasaan bagi Pemerintah Daerah untuk berekreasi dan melakukan terobosan serta pembaharuan dalam menyelenggarakan yang menjadi kewenangannya berdasarkan kearifan lokal pada masing-masing daerah,” katanya.

 

Upaya tersebut dapat menjadi pembangkit kinerja Pemerintah Daerah untuk percepatan terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan peningkatan daya saing daerah.

 

“Kita tidak hanya mampu beradaptasi tapi juga harus optimis bahwa inovasi akan meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan dampak yang luas baik sosial maupun ekonomi kepada masyarakat,” ujar Yusharto.

 

Meskipun Pandemi Covid-19 belum berakhir, pemerintah dituntut untuk selalu berinovasi demi mempercepat pelayanan terhadap masyarakat.

 

“Dalam situasi Pandemi yang belum sepenuhnya berakhir, pemerintah semakin dituntut untuk memberikan kontribusi pada pemulihan ekonomi baik di level nasional maupun daerah. Pemerintah juga dituntut untuk mampu menghadirkan inovasi sekecil apapun dalam upaya mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

 

Inovasi Daerah haruslah diciptakan secara berkolaborasi dan diberikan dukungan sepenuhnya.

 

“Daerah perlu berstrategi secara cermat agar inovasi yang dihadirkan dapat memberi manfaat yang optimal dan berkelanjutan baik di masyarakat. Inovasi memerlukan dukungan dari berbagai aspek seperti kepemimpinan, kapasitas, kompetensi kelembagaan, sumberdaya dan dukungan yang mendukung budaya organisasi yang tangguh, adaptif, dan fleksibel,” pungkasnya.

 

Dalam laporannya, Kepala Bappeda Kabupaten Sambas, Yudi, S. SOS., M.Si., mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam meningkatkan indeks inovasi daerah Kabupaten Sambas.

 

Dari tahun ke tahun prestasi inovasi daerah Kabupaten Sambas semakin baik, terlebih di tahun sebelumnya Kabupaten Sambas mencapai indeks inovasi daerah meningkat menjadi kategori terinovatif daerah perbatasan.

 

“Sebagaimana kita ketahui bahwa capaian inovasi daerah Kabupaten Sambas ini selalu meningkat. Di mulai pada tahun 2020 dimana indeks capaian inovasi daerah kita itu adalah kategori sangat inovatif, kemudian di tahun 2021 capaian indeks inovasi daerah Kabupaten Sambas itu sudah meningkat menjadi kategori terinovatif. Dengan ditetapkannya Kabupaten Sambas menjadi Kabupaten terinovatif kategori perbatasan peringkat ke tiga dan menerima penghargaan inovasi Government Award,” jelasnya.

 

Yudi menginformasikan bahwa pada tahun ini Kabupaten Sambas masuk nominasi 5 besar Government Inovasi Award.

 

“Kita ketahui bersama juga bahwa untuk tahun 2022, kita sudah masuk nominasi dalam 5 besar Government Inovasi Award tahun 2022. Tentu ini adalah kebanggaan kita bersama-sama bahwa kegiatan inovasi ini adalah kerja kita bersama,” ungkapnya dengan bangga.

 

Ia harap di tahun yang akan datang Kabupaten Sambas meraih prestasi yang lebih baik lagi.

 

“Dengan harapan bagaimana kita dapat merencanakan inovasi tahun 2023 diperlukan dukungan semua pihak. Kita juga tahun 2023, kita bertekad bahwa Sambas akan meraih prestasi yang terbaik dimasa yang akan datang,” pungkas Yudi. (nik)

 

Tinggalkan Balasan