Pojokkatanews.com- Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatus Salikin Makrampai mulai dibangun dengan naungan Yayasan Tanmiyatusy-Syumuliyyah Kabupaten Sambas di Jalan Pembangunan, RT 13 RW 07 Dusun Sebindang, Desa Makrampai, Kecamatan Tebas.
Ponpes tersebut berafiliasi dengan organisasi besar keagamaan di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama (NU) yang bermanhaj Ahlussunnah wal Jamaah.
Saat ini pembangunan ponpes dimulai dengan pembebasan dan perluasan lahan kurang lebih 2,2 hektar dengan bergotong royong bersama warga sekitar.
Pimpinan Ponpes Nahdlatus Salikin Makrampai, dr. Adnan Mahdi, S.Ag., M.S.I., mengatakan segala bentuk administrasi pemberkasan pembangunan ponpes sudah hampir selesai sehingga tinggal mengumpulkan materialnya.
“Alhamdulillah saat ini kita sudah menerbitkan akta notaris, sementara penerbitan akta wakaf masih dalam proses dan insyaallah tidak lama lagi selesai,” katanya. Jumat (20/10/2023)
Dia menjelaskan bahwa pembangunan Ponpes di Desa Makrampai untuk memenuhi sebagian besar harapan warga yang sudah sangat lama ingin memiliki sekolah Agama.
Sementara berdasarkan sejarah, Desa Makrampai memiliki dua Mursyid TQN Syaikh Ahmad Khatib Sambas yaitu Syaikh Labai Karang Makrampai dan Syaikh Haji Harun Makrampai yang sudah terbiasa memberikan pendidikan keagamaan kepada masyarakat.
“Pertama yang akan kita bangun terlebih dahulu adalah ruang kelas, kantor, asrama dan dapur serta warung santri, dan insya Allah mulai minggu ini (22-10-2023) akan dimulai proses pembangunan pondasi untuk 5 ruang kelas (RKB),” jelas Adnan Mahdi.
Pimpinan Ponpes Nahdlatys Salikin Makrampai berharap kehadiran Ponpes di Makrampai dapat memberikan banyak dampak positif terhadap Desa terutama meningkatkan SDM yang pekat keagamaan.
“Mudah-mudahan bisa menjadi salah satu benteng generasi muda Islam dari berbagai pengaruh negatif teknologi, globalisasi, westernisasi dan paham keagamaan yang radikal dan meresahkan,” harapnya.
Ponpes Nahdlatus Salikin Makrampai akan menyelenggarakan pendidikan Raudlatul Atfal (RA / TK), Madrasah Diniyah (Madin), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).
Mohon doa dan dukungan dari semua masyarakat agar Pondok Pesantren ini cepat melakukan pembangunan sehingga Tahun Pelajaran 2024 / 2025 ini sudah bisa mulai menerima santri. (Yud)