pojokkatanews.com – Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., closing ceremony Kejuaraan Bridge Terbuka Se-Kalimantan Barat yang berlangsung di Aula BKPSDMAD Kabupaten Sambas. Minggu (29/10/2023).
Olahraga Bridge merupakan salah satu cabang olahraga bermain kartu yang membutuhkan kejelian dalam melihat peluang maupun penyusunan strategi yang bisa mengasah otak para pemainnya. Sebagai salah satu olahraga, bridge bernaung di bawah World Bridge Federation yang berdiri sejak tahun 1958.
Dalam sambutannya, Bupati Sambas menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan Kejuaraan Bridge Terbuka Se-Kalimantan Barat di Kabupaten Sambas.
“Kami mengapresiasi Kejuaraan Bridge Terbuka Se-Kalimantan Barat dengan tema Maing Bridge Nyuroh Pintar, dan sangat mendukung kejuaraan ini sebagai ajang yang mempromosikan nilai-nilai positif dan mendorong komunitas untuk mengambil inspirasi dari filosofi olahraga bridge dalam kehidupan mereka,” Ucapnya.
Bupati Sambas menyatakan sangat senang bisa bergabung dalam acara Kejuaraan Bridge Kalimantan Barat di Sambas. Ini adalah sebuah kesempatan yang luar biasa untuk semua, dan Ia menyampaikan terima kasih saya yang sebesar-besarnya kepada Ketua Gabungan Bridge Seluruh Indonesia Kabupaten Sambas dan seluruh panitia atas usaha besar yang mereka lakukan dalam menjadi tuan rumah acara prestisius ini.
“Sebagaimana yang telah diungkapkan oleh Ketua Gabungan Bridge Seluruh Indonesia Kabupaten Sambas, bridge adalah bukan hanya sekadar permainan, melainkan juga suatu filosofi. Filosofi olahraga bridge memiliki sejumlah nilai-nilai yang sangat relevan dalam berbagai aspek kehidupan kita diantaranya intelektualitas, kerja sama, etika dan keadilan, kepemimpinan, konsentrasi dan kesabaran, perkembangan pribadi dan hiburan,” Tutur Satono.
Intelektualitas, Bridge mengajarkan kita untuk merangsang pikiran, memperdalam analisis, dan meningkatkan pemahaman kita. Ini adalah keterampilan yang sangat penting dalam menghadapi tantangan intelektual di dunia saat ini.
Kerjasama, Sama seperti dalam pemerintahan dan pembangunan daerah, kerjasama dalam bridge adalah kunci keberhasilan. Bridge mengajarkan kita bahwa kita harus bekerja sama sebagai satu tim untuk mencapai tujuan bersama.
Etika dan Keadilan, Kami sebagai pemerintah daerah selalu mengedepankan etika dan keadilan dalam setiap keputusan dan tindakan kami. Bridge juga memiliki standar etika yang tinggi, dan kami sangat mendukung upaya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai ini dalam kompetisi dan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepemimpinan dan Keputusan, Kepemimpinan adalah kunci dalam mewujudkan perubahan positif, baik dalam bridge maupun dalam pemerintahan. Kemampuan pengambilan keputusan yang bijak adalah inti dari kepemimpinan yang efektif.
Konsentrasi dan Kesabaran, dalam menghadapi berbagai masalah dan proyek pembangunan, kita membutuhkan konsentrasi dan kesabaran. Bridge mengajarkan kita untuk tetap fokus dan tenang dalam menghadapi tantangan.
Perkembangan Pribadi, dalam pemerintahan dan masyarakat, kita selalu mencari cara untuk pengembangan diri dan peningkatan kualitas. Bridge memberikan kesempatan untuk terus belajar, mengasah keterampilan, dan tumbuh sebagai individu.
Kegembiraan dan Hiburan, Kami sebagai Pemerintah Daerah selalu berupaya untuk memberikan kegembiraan dan hiburan kepada masyarakat kami. Bridge adalah cara yang baik untuk bersenang-senang dan merayakan kemajuan dalam bermain sambil menjalani kompetisi yang menantang.
“Semoga acara ini menjadi pengalaman yang berharga bagi semua yang terlibat. Mari kita bersama-sama merayakan filosofi olahraga bridge dalam semangat kompetisi yang sehat dan kebersamaan,” Harap Satono. (nik)